Di sekolah kami dulu yang rindang, burung berkicau riang gembira.
Guru kami berkisah tentang wilayah Nusantara yang indah.
Pulang ke rumah, kakek bercerita tentang tokoh Soekarno yang berani melawan penjajah.
Sekolah kami sekarang telah menjadi supermarket milik bangsa Eropa.
Wilayah Nusantara kami semakin berkurang dirusak negeri tetangga.
Pulang ke rumah, kami membaca koran dengan berita gerombolan aparat sedang pesta bermodal dollar.
Mereka bilang semua baik-baik saja.
Mereka bilang tidak ada yang perlu dipersoalkan.
Mereka bilang mereka cinta damai.
HEIII.., kami pun cinta damai.
Tapi kami lebih mencintai kemerdekaan.
Tak ada artinya status merdeka tapi masih bisa didikte negara lain.
Misi kaos Merdeka adalah menyebarkan semangat mencintai tanah air dan kemerdekaan. Dengan melihat orang bangga memakai kaos yang menyimbolkan perasaan cinta pada tanah air dan kemerdekaan, kami berharap rasa itu akan timbul dan terpatri dalam sanubari. Sehingga, apapun profesi kita, kita benar-benar melakukan itu untuk kebaikan dan menuju kedaulatan bangsa Indonesia yang sungguh-sungguh MERDEKA!!!
Salam,
Kru Kaos Merdeka.